PROFILE DESA TEMAJI

25 Oktober 2018 07:03:51 Admin Berita Desa

 

PROFIL  DESA TEMAJI

 

        

Sejarah Desa Temaji

Desa Temaji adalah salah satu desa yang berlokasi di daerah pinggiran kawasan perhutani dan juga masuk dalam lingkungan industri sebelah barat kota kabupaten Tuban yang berjarak kurang lebih ± 20 Km dari Kabupaten Tuban berdampingan dengan Desa Purworejo, Desa Socorejo dan Desa Karangasem sampai saat ini desa-desa tersebut masih tergabung dalam satu kecamatan yaitu Kecamatan Jenu.

Sebelum penjajahan Belanda Desa Temaji sudah berdiri,hal itu bisa dibuktikan dengan adanya peninggalan sejarah berupa Makam Syekh Maulana Magribi, yang terletak di sebelah utara Balai Desa Temaji. Konon Desa Temaji sendiri berasal dari kata Temen dan aji  yang artinya suatu tempat yang benar-benar masih aji(tuah),dengan simbol cungkup yang masih ada di makam Syekh Maulana Magribi. Pada masa penjajahan Belanda Desa Temaji sudah memiliki pemimpin yang tercatat dalam sejarah Desa Temaji (lihat tabel era kepemimpinen Kepala Desa Temaji). Desa Temajipada saat itu telah terbagi menjadi Dusun Karanganyar, Dusun Temaji, Dusun Glagah dan Jajar, Dusun Terangrejo.

Pada saat penjajahan Belanda banyak pendatang dari luar desa, kebanyakan berasal dari Desa –desa sekitar wilayah Merakurak yang datang menempati pinggiran hutan sebelah selatan dan timur Desa Temaji. Yang seiring dengan perkembangan zaman dan populasi penduduk akhirnya menjadi besar. Yang menempati sebelah timur  berkembang menjadi dusun baru dengan nama Dusun Purwoasri dan pada era pemerintahan Kepala Desa Sukar di ubah menjadi Karanganyar  yang berasal dari kata Pekarangan dan Anyar. Yang menempati wilayah sebelah selatan Desa berkembang juga menjadi dusun baru dengan sebutan Boro Kidul yang akhirnya menjadi Dusun Terangrejo.

Pada saat sekarang ini seiring dengan perkembanagn zaman Desa Temaji mempunyai 5(lima) dusun, yaitu :

  1. Dusun Krajan
  2. Dusun Glagah
  3. Dusun Karanganyar
  4. Dusun Terangrejo
  5. Dusun Jajar

 

Sejarah Pemerintahan Desa

Pada zaman penjajahan Belanda Desa Temaji telah terbagi dalam beberapa wilayah pedusunan besar dan kecil, antara lain : Temaji krajan, Karanganyar, Terangrejo, Jajar dan Glagah. Seiring perkembangan zaman kelima dusun tersebut semakin berkembang hingga saat ini.

Pada zaman penjajahan Belanda hingga tahun 2008 Desa Temaji memiliki 3 (Tiga) Kamituwo (Kepala Dusun) yang membawahi wilayah (Dusun) Tiga kadus tersebut diatas adalah sebagaiberikut :

  1. Kepala Dusun Temaji di wilayah : Dusun Temaji dan Glagah
  2. Kepala Dusun Karanganyar di wilayah : Karanganyar dan Jajar
  3. Kepala Dusun Terangrejo di wilayah : Terangrejo

Seiring dengan berkembangnya wilayah dan meningkatnya populasi penduduk pada tahun 2008, Dusun Jajar dan Glagah dibentuk menjadi satu wilayah dengan di pimpin oleh kepala Dusun. Jadi pada saat sekarang ini di Desa Temaji mempunyai 4 ( Empat) orang Kepala Dusun.

Pada zaman dulu seorang Kepala Dusun yaitu Kamituwo  dibantu beberapa RT/RW dan dibantu oleh Bayan (Kaur), seiring dengan adanya Peraturan Daerah Kabupaten Tuban pada tahun 2005 mengenai SOTK Pemerintah Desa, kepala Dusun dibantu oleh beberapa RT/RW. Guna menjalankan Tugas dan fungsinya  masing-masing dengan baik, Desa memberikan imbalan berupa tanah garapan yang biasa disebut “ BENGKOK “

Dari masa berdirinya sampai sekarang Desa Temaji telah mengalami banyak pergantian  Kepala Desa, adapun nama-nama Kepala Desa yang dapat kami tulis sebaai baerikut :

  • Tahun 1886 – 1911, dipimpin oleh SINGO PALIDIN
  • Tahun 1911 – 1926, dipimpin oleh DASAR
  • Tahun 1926 – 1946, dipimpin oleh SINGO WARSO
  • Tahun 1946 – 1964, dipimpin oleh SUKAR
  • Tahun 1965 – 1966, dipimpin oleh KARTEKER Bpk SUWANDI (TNI)
  • Tahun 1966 – 1989, dipimpin oleh H. CHOESEN
  • Tahun 1989 – 2007, dipimpin oleh H. WARTONO
  • Tahun 2007 – 2013, dipimpin oleh EKO SETYO CAHYONO
  • Tahun 2013 – sekarang, dipimpin oleh EKO SETYO CAHYONO.

Pada saat sekarang ini Desa Temaji memiliki 2 ( dua ) RW, 14 (Empat belas) RT, 9 ( Sembilan ) anggota BPD yang menyebar di setiap wilayah Dusun.

 

Demografi

Berdasarkan data Administrasi Pemerintahan Desa tahun 2016, jumlah penduduk Desa Temaji adalah terdiri dari 1.404                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                KK, dengan jumlah total 4.713 jiwa, dengan rincian 2.373 laki-laki dan 2.340 perempuan sebagaimana tertera dalam Tabel 1. 

 

Jumlah Penduduk Berdasarkan Usia

No

Usia

Laki-laki

perempuan

Jumlah

Prosentase

1

0 – 4

192

175

367

7,8%

2

5 – 9

159

160

319

6,7%

3

10 – 14

168

157

325

6,8%

4

15 – 19

182

161

343

7,2%

5

20 – 24

185

175

360

7,6%

6

25 – 29

180

180

260

5,5%

7

30 – 34

181

183

364

7,7%

8

35 – 39

179

170

349

7,4%

9

40 – 44

173

183

356

7,5%

10

45 – 49

187

178

365

7,7%

11

50 – 54

189

177

366

7,7%

12

55 – 59

158

168

326

6,9%

13

>60

316

297

613

13%

   Jumlah Total

2.373

2340

4.713

100 %

Dari data di atas nampak bahwa penduduk usia produktif pada usia 20 – 49  tahun Desa Temaji sekitar 2.054 atau hampir  43,58 %. Hal ini merupakan modal berharga bagi pengadaan tenaga produktif dan SDM.

Dari jumlah 1.404 KK di atas, sejumlah  KK tercatat sebagai Pra Sejahtera; 421 KK tercatat Keluarga Sejahtera I; 561 KK  tercatat Keluarga Sejahtera II; 280 KK tercatat Keluarga Sejahtera III; 140 KK sebagai sejahtera III plus. Jika KK golongan Pra-sejahtera dan KK golongan I digolongkan sebagai KK golongan miskin, maka lebih 50 % KK Desa Temaji  adalah keluarga miskin.

Secara Topografi ketinggian desa ini adalah berupa dataran sedang yaitu sekitar  10 m di atas permukaan air laut, terletak di Kecamatan Jenu  Kabupaten Tuban memiliki luas administrasi ± 870 Ha.

Secara administratif, Desa Temaji  terletak di wilayah Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban dengan posisi dibatasi oleh wilayah desa-desa tetangga.

  • Di sebelah Utara berbatasan dengan desa Purworejo Kecamatan Jenu
  • Di sebelah Barat berbatasan dengan Desa Socorejo Kecamatan Jenu
  • Di sisi Selatan berbatasan dengan Desa Karangasem Kecamatan Jenu
  • Di sisi timur berbatasan dengan Desa Sugihan / Perhutani Kecamatan Merak Urak

Jarak tempuh Desa Temaji ke ibu kota kecamatan adalah 11 km, yang dapat ditempuh dengan waktu sekitar 20 menit. Sedangkan jarak tempuh ke ibu kota kabupaten adalah 21 km, yang dapat ditempuh dengan waktu sekitar 30 menit.

Pola pembangunan lahan di desa Temaji lebih didominasi oleh kegiatan pertanian pangan yaitu palawija ( padi, kacang tanah, lombok, kacang ijo, jagung ) dengan penggunaan pengairan tadah hujan.

Aktifitas mobilisasi di Desa Temaji cukup tinggi, khususnya mobilisasi angkutan hasil-hasil pertanian maupun sumber-sumber kegiatan ekonomi lainnya.  Selain itu juga didukung fasilitas pendidikan serta fasilitas kesehatan berupa Polindes yang sangat membantu masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan. Namun demikian masih banyak permasalahan yang akhirnya menimbulkan masalah-masalah sosial seperti kemiskinan, pengangguran dan kenakalan remaja.

Hal tersebut terjadi karena keberadaan potensi yang ada di desa  kurang ditunjang oleh infrastruktur yang memadai seperti sarana prasarana jalan lingkungan masih banyak yang belum terbangun dan irigasi hanya sebagian serta masih adanya sumber daya manusia yang kurang memenuhi, misalnya keberadaan lahan pertanian yang luas di Desa Temaji belum bisa dikelola secara optimal. Hal ini disebabkan karena sarana irigasi yang kurang memadai sumber daya para petani baik yang berupa modal maupun pengetahuan tentang sistem pertanian modern yang relatif masih kurang, akibatnya banyak masyarakat peani yang taraf hidupnya masih tergolong miskin.

Keadaan Pendidikan

Pendidikan adalah satu hal penting dalam memajukan tingkat SDM (Sumber Daya Manusia) yang dapat berpengaruh dalam jangka panjang pada peningkatan perekonomian. Dengan tingkat pendidikan yang tinggi maka akan mendongkrak tingkat kecakapan masyarakat yang pada gilirannya akan mendorong tumbuhnya ketrampilan kewirausahaan dan lapangan kerja baru, sehingga akan membantu program pemerintah dalam mengentaskan pengangguran dan kemiskinan. Prosentase tingkat pendidikan Desa Temaji dapat dilihat pada Tabel 2.

 

Tamatan Sekolah Masyarakat

No

Keterangan

Jumlah

Prosentase

1

Buta Huruf Usia 10 tahun ke atas

50

1%

2

Pra-Sekolah

568

12,2%

3

Tidak Tamat SD

421

9%

4

Tamat Sekolah SD

1.408

30,1%

5

Tamat Sekolah SMP

1.371

29,3%

6

Tamat Sekolah SMA

763

16,3%

7

Tamat Sekolah PT/ Akademi

86

1,8%

Jumlah Total

4.667

100 %

Dari data di atas menunjukkan bahwa mayoritas penduduk Desa Temaji hanya mampu menyelesaikan sekolah di jenjang pendidikan tingkat SMP dan SMA. Dalam hal kesediaan sumber daya manusia (SDM) yang kurang memadai dan mumpuni, keadaan ini merupakan tantangan tersendiri.

Rendahnya kualitas tingkat pendidikan di Desa Temaji, tidak terlepas dari terbatasnya sarana dan prasarana pendidikan yang ada, di samping tentu masalah ekonomi dan pandangan hidup masyarakat. Sarana pendidikan di Desa Temaji baru tersedia di tingkat pendidikan dasar 6 tahun ( SD ), sementara untuk pendidikan tingkat menengah ke atas berada di tempat lain yang relatif jauh dan mahalnya biaya sekolah mulai SMP sampai Perguruan Tinggi.

Sebenarnya ada solusi yang bisa menjadi alternatif bagi persoalan rendahnya Sumber Daya Manusia (SDM) di Desa Temaji yaitu melalui pelatihan dan kursus. Namun sarana atau lembaga ini ternyata juga belum tersedia dengan baik di Desa Temaji.

 

Keadaan Kesehatan

Masalah pelayanan kesehatan adalah hak setiap warga masyarakat dan merupakan hal yang penting bagi peningkatan kualitas masyarakat kedepan. Masyarakat yang produktif harus didukung oleh kondisi kesehatan. Salah satu cara untuk mengukur tingkat kesehatan masyarakat dapat dilihat dari banyaknya masyarakat yang terserang penyakit. Dari data yang ada menunjukkan adanya jumlah masyarakat yang terserang penyakit relatif tinggi. Adapun penyakit yang sering diderita antara lain infeksi pernapasan akut bagian atas, malaria, penyakit sistem otot dan jaringan pengikat. Disamping itu ada sebagian kecil warga penderita kusta. Namun semua telah tertangani dengan baik. Data tersebut menunjukkan bahwa gangguan kesehatan yang sering dialami penduduk adalah penyakit yang bersifat cukup berat dan memiliki durasi lama bagi kesembuhannya, yang diantaranya disebabkan perubahan cuaca serta kondisi lingkungan yang kurang sehat. Ini tentu mengurangi daya produktifitas masyarakat  Desa Temaji secara umum.

Sedangkan data orang cacat mental dan fisik relative kecil jumlahnya. Tercatat penderita bibir sumbing berjumlah 2 orang, tuna wicara 3 orang, tuna rungu 3 orang, tuna netra 3 orang, dan lumpuh 2 orang.

Hal yang perlu juga dipaparkan di sini adalah terkait keikutsertaan masyarakat dalam KB. Terkait hal ini peserta KB aktif tahun 2016 di Desa Temaji berjumlah 953 pasangan usia subur. Sedangkan jumlah bayi yang diimunisasikan dengan Polio dan DPT-1 berjumlah 89 bayi. Tingkat partisipasi demikian ini relatif tinggi walaupun masih bisa dimaksimalkan mengingat cukup tersedianya fasilitas kesehatan berupa sebuah Puskesmas, dan Polindes di Desa Temaji. Maka wajar jika ketersediaan fasilitas kesehatan yang relatif lengkap ini berdampak pada kualitas kelahiran bagi bayi lahir.

Hal yang perlu juga dipaparkan di sini adalah kualitas balita. Dalam hal ini, dari jumlah 398 balita di tahun 2016, masih terdapat 3 balita bergizi buruk, 5 balita bergizi kurang dan lainnya sedang dan baik. Hal inilah kiranya yang perlu ditingkatkan perhatiannya agar kualitas balita Desa Temaji ke depan lebih baik Berikut ini adalah tabel jumlah sarana kesehatan masyarakat :

 

Tabel Sarana Kesehatan Masyarakat

No

Keterangan

Jumlah

1

Palang Merah Indonesia (PMI)

-

2

Poskesdes

1

3

Posyandu

5

4

Praktek Pribadi

-

5

Tenaga Medis/Para Medis

1

6

Dukun Bayi Terdidik

1

 

 

 

 

Tabel Akseptor Keluarga Berencana

No

Keterangan

Jumlah

1

Pasangan Usia Subur (PUS)

953

2

Jumlah Akseptor KB menurut umur

 

 

a.       Kurang 20 tahun

26

 

b.   21 – 30 tahun

268

 

b.      31 – 40 tahun

342

 

d.   Lebih dari 40 tahun

317

 

Keadaan Sosial

Dengan adanya perubahan dinamika politik dan sistem politik di Indonesia yang lebih demokratis, memberikan pengaruh kepada masyarakat untuk menerapkan suatu mekanisme politik yang dipandang lebih demokratis. Dalam konteks politik lokal Desa Temaji, tergambar dalam pemilihan kepala desa dan pemilihan-pemilihan lain (pilleg, pilpres, pemillukada, dan pemilugub) yang juga melibatkan warga masyarakat desa secara umum.

Jabatan kepala desa merupakan jabatan yang tidak serta merta dapat diwariskan kepada anak cucu. Mereka dipilh karena kecerdasan, etos kerja, kejujuran dan kedekatannya dengan warga desa. Kepala desa bisa diganti sebelum masa jabatannya habis, jika ia melanggar peraturan maupun norma-norma yang berlaku. Begitu pula ia bisa diganti jika ia berhalangan tetap. Setiap orang yang memiliki dan memenuhi syarat-syarat yang sudah ditentukan dalam perundangan dan peraturan yang berlaku, bisa mengajukan diri untuk mendaftar menjadi kandidat kepala desa. Pada tahun 2014 masyarakat juga dilibatkan dalam pemilihan Gubernur Jawa Timur putaran I secara langsung dan pemilihan presiden . Walaupun tingkat partisipasinya lebih rendah dari pada pilihan kepala Desa, namun hampir 70% daftar pemilih tetap, memberikan hak pilihnya. Ini adalah progres demokrasi yang cukup signifikan di desa Temaji.

Walaupun pola kepemimpinan ada di Kepala Desa namun mekanisme pengambilan keputusan selalu ada pelibatan masyarakat baik lewat lembaga resmi desa seperti Badan Perwakilan Desa maupun lewat masyarakat langsung. Dengan demikian terlihat bahwa pola kepemimpinan di Wilayah Desa Temaji  mengedepankan pola kepemimpinan yang demokratis.

Berdasarkan deskripsi beberapa fakta di atas, dapat dipahami bahwa Desa Temaji mempunyai dinamika politik lokal yang bagus. Hal ini terlihat baik dari segi pola kepemimpinan, mekanisme pemilihan kepemimpinan, sampai dengan partisipasi masyarakat dalam menerapkan sistem politik demokratis ke dalam kehidupan politik lokal. Tetapi terhadap minat politik daerah dan nasional terlihat masih kurang antusias. Hal ini dapat dimengerti dikarenakan dinamika politik nasional dalam kehidupan keseharian masyarakat Desa Temaji kurang mempunyai greget, terutama yang berkaitan dengan permasalahan, kebutuhan dan kepentingan masyarakat secara langsung.

 Dalam hal kegiatan keagamaan , suasananya sangat dipengaruhi oleh aspek budaya dan sosial Jawa. Hal ini tergambar dari dipakainya kalender Jawa/ Islam, masih adanya budaya sedekah bumi, slametan, tahlilan, mithoni, dan lainnya, yang semuanya merefleksikan sisi-sisi akulturasi budaya Islam dan Jawa.

Dalam catatan sejarah, selama ini belum pernah terjadi bencana alam dan sosial yang cukup berarti di Desa Temaji. Isu-isu terkait tema ini, seperti kemiskinan dan bencana alam, tidak sampai pada titik kronis yang membahayakan masyarakat dan sosial.

Keadaan Ekonomi

Tingkat pendapatan rata-rata penduduk Desa Temaji Rp. 50.000,- Secara umum mata pencaharian warga masyarakat Desa Temaji dapat teridentifikasi ke dalam beberapa sektor yaitu pertanian, jasa/perdagangan, industri dan lain-lain. Berikut ini adalah tabel jumlah penduduk berdasarkan mata pencaharian.

 

Tabel 5

Mata Pencaharian dan Jumlahnya 

No

Mata Pencaharian

Jumlah

Prosentase

1

Pertanian

1.622

65%

2

Jasa/ Perdagangan

1. Jasa Pemerintahan

35

1,4%

2. Jasa Perdagangan 

80

3,2%

3. Jasa Angkutan

30

1,3%

4. Jasa Ketrampilan

76

3%

5. Jasa lainnya

315

12,6%

3

 Sektor Industri

336

13,4%

4

Sektor lain

0

0%

Jumlah

2.492

100 %

 

Dengan melihat data di atas maka angka pengangguran di Desa Temaji  masih cukup rendah. Berdasarkan data lain dinyatakan bahwa jumlah penduduk usia 20-55 yang belum bekerja berjumlah 287 orang dari jumlah angkatan kerja sekitar 2.779 orang. Angka-angka inilah yang merupakan kisaran angka pengangguran di Desa Temaji

 

Kondisi Pemerintahan Desa

Pembagian Wilayah Desa

Wilayah Desa  Temaji terdiri dari 5 dusun yaitu : Temaji, Karanganyar, Jajar, Glagah, dan Terangrejo, yang masing-masing dipimpin oleh seorang Kepala Dusun. Posisi Kasun menjadi sangat strategis seiring banyaknya limpahan tugas desa kepada aparat ini. Dalam rangka memaksimalkan fungsi pelayanan terhadap masyarakat di Desa Temaji, dari kelima dusun tersebut terbagi menjadi  2 Rukun Warga (RW) dan 14 Rukun Tetangga (RT).

Struktur Organisasi Pemerintah Desa

Keberadaan Rukun Tetangga (RT) sebagai bagian dari satuan wilayah pemerintahan Desa Temaji memiliki fungsi yang sangat berarti terhadap pelayanan kepentingan masyarakat wilayah tersebut, terutama terkait hubungannya dengan pemerintahan pada level di atasnya.

Sebagai sebuah desa, sudah tentu struktur kepemimpinan Desa Temaji  tidak bisa lepas dari strukur administratif pemerintahan pada level di atasnya. Hal ini dapat dilihat dalam bagan berikut ini :

Susunan Organisasi dan Tata Kerja Pemerintahan

Desa Temaji

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Nama Pejabat Pemerintah Desa Temaji

No

Nama

Jabatan

1

EKO SETYO CAHYONO

Kepala Desa

2

YUSUF IRHAMI

Sekretaris Desa

3

BADRIATULANA

Kaur Umum & Pemerintahan

4

RIANTO

Kaur Ekonomi & Keuangan

5

CILUNG BUDI UTOMO

Kaur Perencanaan

6

M ALI MANSUR

Kasi Kesejahteraan

7

ROHLI

Kasi Pelayanan

8

MUSLICH KR

Kasi Pmerintahan

9

ZAENAL ARIFIN

Kasun Temaji

10

NANDAR PRIYO S

Kasun Karanganyar

11

NUR IDA RAHAYU

Kasun Jajar-Glagah

12

SUNANDAR

Kasun Terangrejo

 

Nama Badan Permusyawaratan Desa Temaji

No

Nama

Jabatan

1

Kusmen

Ketua

2

Kasmuji

Wakil Ketua

3

Sundarum

Sekretaris

4

Harianto

Anggota

5

Suryanto

Anggota

6

Rumidi

Anggota

7

Khamim

Anggota

 

   

 

 

 

 

Nama-nama LPMD Desa Temaji

 

No

Nama

Jabatan

1

Bachrun

Ketua

2

Wahyu Jatmiko,ST

Sekretaris

3

Kabul Kuryadi

Anggota

4

Dzudhi

Anggota

5

Totok Suprianto

Anggota

6

Siti Chanipah

Anggota

7

Teguh Urip Jayanto

Anggota

8

Jayadi

Anggota

9

M. Na’im

Anggota

1

Darsono

Anggota

                                                    

 Pengurus Karangtaruna Desa Temaji

No

Nama

Jabatan

1

M Nur Rochib

Ketua

2

Fatkhul Amin

Sekretaris

3

Khamim

Bendahara

4

Bakhrun

Anggota

5

Surip irawan sholeh

Anggota

6

Heri irawan

Anggota

7

Sunandar

Anggota

9

Khoirul Anam

Anggota

10

Darmawi

Anggota

                    

 

 

Tim Penggerak PKK Desa Temaji

No

Nama

Jabatan

1

Ninik Sukartini

Ketua

2

Kartini

Sekretaris

3

Kusmiyatun

Bendahara

4

Zulis Emitha

Anggota

5

Siti Mu’awanah

Anggota

6

Tutik

Anggota

7

Indah Hariani

Anggota

8

Suti’ah

Anggota

9

Nur Hayati

Anggota

10

Lailatul Qodariah

Anggota

 

Secara umum pelayanan pemerintahan Desa Temaji kepada masyarakat cukup memuaskan dan kelembagaan yang ada berjalan sesuai tugas dan fungsinya masing-masing.

 

 

 

 

 

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini. Gunakan bahasa yang santun dan komentar baru terbit setelah disetujui Admin.

CAPTCHA Image
[ Ganti Gambar ]
Isikan kode di gambar

Aparatur Desa

Kepala Desa Sekretaris Desa

Peta Desa

Sinergi Program

Layanan Mandiri


Silakan datang atau hubungi operator desa untuk mendapatkan kode PIN anda.

Masukan NIK dan PIN

Komentar Terkini

Info Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlusYouTubeInstagram

Lokasi Kantor Desa

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung